2 Vespa Modif Sampah Diamankan Polsek Welahan

1

Anggota polsek welahan berhasil mengamankan 2 unit Vespa dengan modif sampah saat mereka melintasi jalan raya welahan jepara senin (24/2/2020). Dua motor vespa tersebut terlihat bermodif seperti sampah yang tidak beraturan. Banyak kaleng-kaleng dan ban bekas dan atribut-atribut plastik di dalam vespa modifan tersebut.

Vespa dengan modif sampah diamankan oleh polsek welahan jeparaFoto: polsek welahan

Kedua motor vespa tersebut di kendarai oleh enam orang. Mereka semuanya berpenampilan seperti anak punk. Yang satu di depan dan yang dua membonceng di modifan gerobak di belakangnya.

Dikutip dari polsek welahan jepara kedua motor vespa tersebut terpaksa diamankan karena dinilai sangat tidak aman untuk di kendarai. Selain itu keberadaannya juga bisa mengganggu dan membahayakan bagi pengguna jalan yang lain.

Ke enam pengendara vespa yang berpenampilan anak punk tersebut akhirnya di beri pembinaan. Mereka yang berpenampilan layaknya anak puk diminta untuk membenahi vespanya agar sesuai standar dan layak untuk dikendarai.

Memang kendaraan vespa dengan modif seperti sampah masih sering kita jumpai saat kita berkendara di jalan raya seputaran jepara. Mereka biasanya membawa banyak botol-botol bekas ban-ban bekas hingga plastik-plastik tak terpakai sehingga terlihat seperti tempat sampah. Selain tidak sesuai dengan standar motor pabrikan. Vespa tersebut juga sangat tidak layak untuk di kendarai. Selain berbahaya bagi penggunanya keberadaan vespa tersebut juga dapat membahayakan pengendara lain di jalan rays.

Beri rating dan ulasan

Bagikan

admin

One thought on “2 Vespa Modif Sampah Diamankan Polsek Welahan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Warga Dudakawu Jepara Temukan Kerangka Manusia di Sebuah Jurang

Sel Feb 25 , 2020
Warga desa dudakawu kecamatan kembang kabupaten jepara di kagetkan dengan penemuan jasad manusia yang tinggal tulang belulang di sebuah jurang di kawasan lereng gunung desa tersebut senin (24/2/2020). Jasad kerangka manusia yang tinggal tulang belulang tersebut pertama kali ditemukan oleh Jasmadi (40) saat dirinya sedang mencari bibit pohon porang di […]