Asal Usul Desa Kecapi Ratu Shima Ngidam Buah Kecapi

Desa kecapi
Ratu shima ngidam buah kecapi foto: facebook

Ada sebuah nama desa di kabupaten jepara yang unik yaitu desa kecapi. Desa yang berada di kecamatan tahunan ini unik karena namanya mirip dengan nama buah yaitu buah kecapi. Buah ini masih mudah di jumpai di desa tersebut. Buah yang rasanya manis ini mirip dengan buah manggis namun kulitnya berwarna kuning. Terus bagaimana kok bisa desa tersebut disebut desa kecapi ternyata ada sejarah dan asal-usulnya gaes. Bagaimana usal-usulnya ternyata berawal dari ratu shima yang ngidam dengan buah kecapi.

Siapa sih yang tidak kenal dengan ratu shima. Ratu yang terkenal adil dan bijaksana ini adalah sosok yang pernah memimpin kerajaan kalingga jepara pada zamannya. Nah pada saat itu ratu shima sedang mengandung tujuh bulan. Orang hamil pasti mengalami masa ngidam atau ingin sesuatu. Nah orang ngidam itu kalau tidak dituruti nantinya tidak baik buat si jabang bayinnya. Ratu shima pun ingin memetik buah tersebut langsung dari pohonnya sendiri.

Cerita desa kecapi

Singkat cerita akhirnya sang ratu memutuskan untuk mencari buah kecapi. Bersama para pengawalnya dari kerajaan kalingga sang satu berjalan ke barat menyusuri desa-desa. Hingga setengah hari perjalanan sang ratu belum juga menemukan buah yang di idam-idamkan tersebut.

Perjalanan sang ratu dilanjutkan kearah selatan tibalah di suatu wilayah yang di penuhi oleh pohon-pohon rembulung. Sang ratu pun kelelahan dan memutuskan beristirahat di daerah tersebut yang sekarang dinamakan desa bulungan.

Setelah lama beristirahat sang ratu bersama para pengawalnya melanjutkan perjalanannya keselatan lagi. Hanya beberapa langkah berjalan para pengawal berteriak kecapi, kecapi, kecapi berulang-ulang kali . Akhirnya sang ratu menemukan banyak pohon kecapi yang berbuah lebat diwilayah tersebut. Sang ratu akhirnya turun dan memetik langsung buah yang di idamkan tersebut. Atas cerita tersebut kemudian daerah tersebut dinamakan desa kecapi.

Desa kecapi juga terkenal dengan desa penghasil buah durian super. Banyak warga di sana yang memiliki kebun durian. Selain itu desa tersebut juga terkenal sebagai desa penghasil mebel Almari. Banyak produk-produk mebel almari dengan kualitas terbaik diproduksi oleh pengrajin-pengrajin rumahan disana. Penduduk di sana sekarang mayoritas berprofesi dibidang mebel dan kebun durian sebagian lagi di bidang pertanian.

Bagikan

admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Pablo Frances Pernah Menjadi Idola Di Jepara

Sel Nov 12 , 2019
Bagi pecinta sepakbola di kabupaten jepara khususnya fans persijap jepara banaspati dan jatman pasti tidak asing lagi dengan satu pemain yang bernama Pablo frances. Ya karena pemain asing asal argentina ini pernah merumput di jepara selama 2 musim yaitu pada tahun 2008 hingga tahun 2010. Pablo merupakan legenda persijap jepara […]
Pablo frances