Asal-usul Desa Robayan Jepara, Mbah Roboyo Babat Alas

Desa robayan
Masjid baiturrohman robayan salah satu peninggalan mbah roboyo
Foto: istimewa

Desa robayan merupakah salah satu desa yang ada di kecamatan kalinyamatan kabupaten jepara. Di desa ini merupakan tempat penyebaran islam di jepara. Itu di tandai dengan adanya masjid tua yaitu masjid Baiturrohman yang konon dibangun pada masa penjajahan belanda.

Asal-usul Mbah roboyo merupakan seorang tokoh islam yang babat alas di daerah tersebut. Dengan menyiarkan agama islam mbah roboyo mendirikan masjid Baiturrohman. Dengan banyaknya pengikut masyarakat menyebutnya robayanan kemudian daerah tersebut menjadi nama desa robayan yang diambil dari nama mbah roboyo. Makam Mbah Roboyo sendiri berada di Jl. Mangga V Robayan, atau depan masjid Baiturrohnan 1 robayan.

Masjid Baiturrohman robayan sendiri merupakan peninggalan sejarah di desa tersebut. Masjid tersebut sudah mengalami renovasi total dengan merubah bentuk bangunan masjidnya. Namun ada satu yang masih tersisa yaitu gapuro masjid yang masih sama dengan bentuk aslinya yang dulu.

Di desa ini juga mempunyai cerita legenda yaitu “Kutho Bedah” Dulunya desa ini merupakan salah satu bekas kerajaan Kalinyamat. Di desa ada suatu kampung yang bernama Kutho Bedhah (Kota Meledak) karena dulunya pernah di bom oleh tentara Belanda. Kutha bedhah ini dahulunya adalah sebuah pasar yang kelilingi tembok benteng kerajaan kalinyamatan.

Legenda “Gunung Emas” Konon dulu ada sebuah sayembara untuk membuat gunung emas dalam satu malam. Ada orang sakti yang sanggup melakukannya. Namun sayang gunung belum jadi sudah ada ayam berkokok yang menandakan pagi telah tiba. Akhirnya gunung tersebut belum jadi dan baru menjadi bukit kecil. Di bukit kecil ini konon ada penunggunya yang menjaga yaitu Ular Raksasa dengan kepalanya ada Emasnya.

Di desa ini juga ada “Kali Padas” Yaitu sebuah sungai dengan banyak padas di sekelilingnya. Sungai ini bisa menjadi wisata alternatif karena dengan aliran airnya yang deras juga di kelilingi oleh pemandangan padas yang indah.

Baca juga: 5 Masjid Bersejarah Di Kota Jepara Wajib Tahu

Referensi: wikipedia

Bagikan

admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

1 Orang Warga Banjaran Jepara Positif Covid-19 Hasil Swab

Sel Mei 5 , 2020
Satu orang warga desa banjaran kecamatan bangsri jepara dinyatakan positif covid-19 berdasarkan hasil swab yang diterima oleh Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Jepara, Selasa (5/5/2020) sore. Dengan demikian total kasus positif corona di kabupaten jepara menjadi 5 orang. Dikutip dari murianews.com Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Jepara dr […]